About Us
Yayasan Bersama Kita Berkarya adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang didirikan melalui kepedulian dan komitmen dari sebuah komunitas yang menolong para pecandu narkoba dan keluarganya agar dapat pulih dari ketergantungan narkoba dan dapat berfungsi kembali di masyarakat. Komunitas ini terdiri dari paramantanpecandu yang telah terlatih dan berpengalaman, tenaga professional seperti psikiater, dokter, psikolog yang bekerja di bidang pelayanan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba serta anggota keluarga yang memiliki pengalaman terhadap masalah penyalahgunaan narkoba di keluarga dan lingkungannya.
Yayasan Bersama Kita Berkarya melalui kegiatan program penyuluhan, kelompok dukungan keluarga (family support group), program dukungan paksa rehabilitasi (aftercare program) dan kunjungan rumah. Yayasan ini kemudian resmi didirikan dengan berbadan hukum.
Terbatasnya penyebaran informasi dan edukasi terkait masalah penyalahgunaan narkoba di indonersia, menyebabkan ketidakseragaman pemahaman dan sudut pandang masyarakat awam akan masalah tersebut. Stigma dan diskriminasi muncul sebagai dampak kurangnya pemahaman masyarakat, hal tersebut akan membuat masalah narkoba ini menjadi semakin rumit untuk ditanggulangi.
Yayasan Bersama Kita Berkarya mencoba mewujudkan kepedulian masyarakat yang didalam aspek kehidupannya bersinggungan erat dengan penyalahguna narkoba melalui berbagai program. Program terapi bagi penyalahguna narkoba tersedia dalam bentuk rawat inap dan rawat jalan. Pemberian informasi, edukasi, dan dukungan psikososial dikemas dalam bentuk pertemuan dukungan sebaya, pertemuan dukungan keluarga, seminar, workshop, maupun pelatihan, yang menjadi bagian dari pelayanan program untuk masyarakat umum.
VISI & MISI
Visi
Terciptanya masyarakat yang sehat produktif dan berkarya
Misi
- Mencegah meningkatnya permasalahan terkait penggunaan Napza.
- Membantu memberikan pelayanan dan dukungan kepada penyalahguna Napza
- Memberikan dukungan kepada pasangan, keluarga dan lingkungan yang terkena dampak penyalahguna napza.
- Memberikan dukungan kepada penyalahgunan napza dalam menjalani pemulihan untuk dapat hidup mandiri dan berdayaguna.
- Membangun lingkungan aman kondusif untuk mendukung pencegahan dan penangulangan Napza di masyarakat.
PROGRAM REHABILITASI
Rawat Inap : Klien mulai menjalani program dan mengikuti sesi-sesi berjalan setelah selesai program detoxifikasi/penanganan gejala putus zat awal, program berjalan dengan waktu 2 - 6 bulan. Half Way House : Di program ini klien berada dalam masa integrasi/penyesuaian setelah menjalani program rawat inap, dengan mulai menjalani sebagian waktunya di rumah.
Rawat Jalan :Bagi klien yang sudah menyelesaikan rawat inap/halfway house/melanjutkan masa rawat jalan, dengan kondisi tidak tinggal dalam fasilitas rehabilitasi namun tetap melakukan kegiatan, sesi, atau konseling sesuai dengan rencana rawatan lanjutannya.
Program Keluarga : Setelah mendapat pengenalan program dengan staf bertugas, selanjutnya keluarga akan mendapatkan edukasi dasar tentang adiksi untuk kemudian melakukan wawancara lanjutan. Keluarga akan menjalani programnya sendiri berupa konseling, menghadiri FSG, sharing keluarga, dan setiap kurun waktu tertentu bergabung dengan klien dalam Family Dialog.
After Care : Dalam tahap lanjutan ini klien dan keluarga sudah mulai kembali menjalani rutinitas harian atau lanjutan dengan tetap mendapatkan konseling/lainnya sesuai dengan rencana rawatan. Klien dan keluarga akan tetap mendapatkan monitoring dari konselor/pihak Yayasan Bersama Kita Berkarya sampai masa rencana rawatannya berakhir.
Paska rehabilitasi : Sebagai wadah berkumpulnya komunitas para mantan pecandu, yang telah menjalani rawatan rehabilitasi primer.paska rehabilitasi dibuat guna memenuhi salah satu komponen program dalam fase pemeliharaan kepulihannya (After care meeting, Narcotics Anonymous meeting, Sober club, dan lain-lainnya).
Sekolah Konselor Adiksi: Ditujukan kepada setiap individu yang ingin mempunyai keahlian/keterampilan dibidang konseling rehabilitasi para pecandu Napza,program ini secara pelaksanaannya dilakukan dalam masa 2 bulan training.